Panen Padi Gogo Perdana, Bukti Komitmen Prabumulih Perkuat Ketahanan Pangan
PRABUMULIH, liputansumsel.com– Pemerintah Desa Karya Mulya melaksanakan launching sekaligus panen perdana padi gogo di Unit 9, Desa Karya Mulya, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung program ketahanan pangan Pemerintah Kota Prabumulih, Sabtu sore, 15 Februari 2026.
Kepala Desa Karya Mulya, Miril Firacha A.Md, menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu telah dilakukan penanaman padi gogo di lahan yang tersedia dan hari ini berhasil dipanen.
“Alhamdulillah, hari ini kita berhasil memanen padi gogo yang beberapa waktu lalu kita tanam. Ini menjadi bukti nyata dukungan kami terhadap program Pemkot Prabumulih dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.
Desa Karya Mulya memiliki potensi lahan sekitar 1.400 hektare yang selama ini didominasi kebun karet dan kelapa sawit. Potensi tersebut dinilai sangat strategis untuk mendukung pengembangan tanaman pangan seperti padi gogo maupun jagung guna menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Walikota (Wako) Prabumulih, H. Arlan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menghidupkan kembali budaya bertani di tengah masyarakat.
“Kalau dahulu, masyarakat kita berkebun sambil nanam padi. Sekarang memang agak sulit, tetapi justru itu yang harus kita hidupkan kembali. Kita harus kembali serius bertani,” tegasnya.
Ia menekankan, bertani tidak boleh setengah-setengah. Dengan pengelolaan yang baik, hasilnya sangat menjanjikan. “Kalau kita kelola dua hektare saja dengan serius, bisa panen lima ton padi atau jagung dan komoditas lainnya. Artinya, ini sangat potensial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Prabumulih juga memberikan fasilitas pembukaan lahan secara gratis bagi masyarakat yang ingin menanam padi maupun jagung.
“Pemkot Prabumulih siap membantu pembukaan lahan tanpa biaya. Tinggal masyarakatnya mau serius menggarap dan menanam. Kita dorong ini untuk ketahanan pangan sekaligus peningkatan ekonomi warga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis)Pertanian Prabumulih, Alfian SP, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung penuh program pengembangan padi gogo.
“Kami dari Dinas Pertanian siap melakukan pendampingan teknis secara berkelanjutan, mulai dari tahap persiapan lahan, pemilihan bibit unggul, pola tanam, hingga pascapanen. Padi gogo ini sangat cocok untuk lahan kering seperti di RKT,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, keberhasilan panen perdana ini menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk tidak ragu memanfaatkan lahan yang ada.
“Kalau dikelola dengan baik dan serius, hasilnya bisa maksimal. Kita optimistis pengembangan padi gogo dan jagung ini mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani di Prabumulih,” tambah Alfian.
Kegiatan launching dan panen perdana ini turut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Prabumulih, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), DPMPTSP, Balitbang, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) , Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag), Kapolsek RKT, Camat, Penyuluh Pertanian, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta undangan lainnya.
Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan program pengembangan padi gogo ini menjadi langkah nyata memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kota Prabumulih. (




















Tidak ada komentar
Posting Komentar