DPRD Prabumulih Gelar Rapat Paripurna Bahas LKPJ Wali Kota TA 2025
Prabumulih, Liputansumsel.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih menggelar Rapat Paripurna Ke-XVII Masa Persidangan II pada Selasa (31/3/2026). Agenda utama dalam pertemuan ini adalah pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2025.
Rapat yang berlangsung khidmat di Ruang Paripurna DPRD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, H. Deni Victoria, SH., MSi, didampingi Wakil Ketua I Aryono, ST dan Wakil Ketua II Ir. Dipe Anom. Sidang ini turut dihadiri oleh Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, beserta Wakil Wali Kota Franky Nasril, SKom., MM, serta jajaran pejabat lingkungan Pemkot mulai dari Kepala OPD, Camat, Lurah, hingga Kepala Desa.
Empat Poin Penting Agenda Rapat
Dalam kesempatan tersebut, terdapat empat poin krusial yang menjadi fokus pembahasan, antara lain:
1. Pengesahan jadwal kegiatan pembahasan LKPJ.
2. Penyampaian nota pengantar dari Wali Kota.
3. Penandatanganan berita acara serah terima dokumen.
4. Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ.
Dalam nota pengantarnya, Wali Kota H. Arlan yang akrab disapa Cak Arlan memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang membanggakan selama tahun 2025. Ia melaporkan bahwa capaian kinerja pembangunan daerah mencapai 53,5 persen.
Selain itu, berbagai indikator sosial ekonomi juga menunjukkan perbaikan yang signifikan,Tingkat kemiskinan turun menjadi 9,3 persen.Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 79,17.
Tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 4,72 persen.
Rasio ketimpangan (Gini Ratio) membaik menjadi 0,353.
2. Penyampaian nota pengantar dari Wali Kota.
3. Penandatanganan berita acara serah terima dokumen.
4. Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ.
Dalam nota pengantarnya, Wali Kota H. Arlan yang akrab disapa Cak Arlan memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang membanggakan selama tahun 2025. Ia melaporkan bahwa capaian kinerja pembangunan daerah mencapai 53,5 persen.
Selain itu, berbagai indikator sosial ekonomi juga menunjukkan perbaikan yang signifikan,Tingkat kemiskinan turun menjadi 9,3 persen.Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 79,17.
Tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 4,72 persen.
Rasio ketimpangan (Gini Ratio) membaik menjadi 0,353.
Alhamdulillah, berbagai indikator ekonomi dan sosial kita menunjukkan tren positif. Ini berkat kerja keras seluruh jajaran dan dukungan masyarakat," ujar Cak Arlan.
Berbagai program unggulan juga telah direalisasikan, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), bantuan kematian, pembagian seragam sekolah gratis untuk 32 ribu siswa, pengadaan 12 unit ambulans, peningkatan honor RT/RW, pembukaan lahan gratis, hingga dukungan permodalan bagi UMKM. Perhatian juga diberikan pada sektor pendidikan keagamaan dengan menaikkan insentif guru TPA serta mendorong peningkatan investasi daerah.
Tahun 2025 juga menjadi tahun yang gemilang karena Pemkot Prabumulih berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi. Di antaranya adalah pencapaian Universal Health Coverage (UHC), Indeks Harmoni, implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), hingga inovasi pelayanan publik.
Terkait pengelolaan keuangan, Cak Arlan melaporkan realisasi pendapatan dan belanja daerah masing-masing mencapai Rp 1,1 Triliun, dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp 159 Miliar. Saat ini, seluruh laporan keuangan tersebut masih dalam proses pemeriksaan (audit) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Melalui pembahasan LKPJ ini, Wali Kota berharap DPRD dapat memberikan masukan dan rekomendasi yang konstruktif demi perbaikan kinerja dan pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang. Rapat berlangsung tertib dan lancar, menjadi wujud nyata mekanisme pengawasan dan evaluasi kinerja pemerintah daerah.























Tidak ada komentar
Posting Komentar