Gelar Jalan Santai dan Penanaman Pohon di Prabumulih, GM PHR Zona 4 dan Wako Ajak Masyarakat Jaga Iklim


PRABUMULIH, Liputansumsel.com 
- Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pengendalian perubahan iklim terus ditunjukkan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4.

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) Tahun 2026, perusahaan energi nasional tersebut menggelar berbagai kegiatan bertema lingkungan, mulai dari jalan santai hingga penanaman pohon bersama, Selasa 23 Juni 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Mari Kita Menjaga Iklim” itu dipusatkan di kawasan Komplek Pertamina, Kota Prabumulih.

Acara berlangsung meriah dan diikuti oleh pekerja Pertamina, unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan hidup.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut General Manager PHR Zona 4, Djudjuwanto, Wali Kota Prabumulih H Arlan, serta Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi.

Turut hadir pula VP HSSE Regional 1 Pertamina Hulu Rokan Tujuan Sanggam Silaen, Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup Melda Mardalina, Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj Linda Apriana Arlan, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pekerja dan mitra kerja Pertamina.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai yang diikuti ratusan peserta. Suasana penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan tersebut.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung upaya pengendalian perubahan iklim.

General Manager PHR Zona 4, Djudjuwanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar agenda tahunan atau kegiatan seremonial semata.

Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

Orang nomor satu di PHR Zona 4 itu mengatakan, perubahan iklim menjadi salah satu tantangan global yang dampaknya mulai dirasakan di berbagai daerah, termasuk di Indonesia.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.